Ciri-Ciri Penyakit Darah Kental yang Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-Ciri Penyakit Darah Kental yang Harus Diwaspadai Sejak Dini,- Darah mempunyai peran yang sangat penting dalam tubuh yaitu membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Darah tidak akan berfungsi dengan normal jika terdapat kelainan pada darah. Darah kental atau sindrom antifosfolipid merupakan suatu kondisi dimana darah menjadi kental yang dapat mengganggu sirkulasi darah didalam tubuh. Hal ini terjadi karena darah kekurangan trombosit dalam proses pembekuan darah yang pada akhirnya darah saling menyatu dan menjadi kental.

Jika terus dibiarkan, pengentalan darah dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan pembuluh darah yang mengakibatkan aliran darah terputus, suplai zat nutrisi pada jaringan menjadi terhenti sehingga menyebabkan kematian jaringan dan organ, gagal ginjal, jantung, stroke, hipertensi, dan lainnya.

Ciri-Ciri Penyakit Darah Kental yang Harus Diwaspadai Sejak Dini

1. Air Seni Berwarna Kemerahan
Ginjal akan bekerja dengan ekstra keras untuk menyaring darah, karena saringan ginjal yang halus darah kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus. Sehingga saringan ginjal menjadi bocor, akibatnya air seni berubah menjadi kemerahan. Hal ini dapat merusak fungsi ginjal yang mengakibatkan darah bercampur dengan urine, sehingga harus dilakukan cuci darah.

2. Migrain
Migrain atau sakit kepala merupakan ciri dari penyakit darah kental yang paling umum terlihat. Sakit kepala akan meningkat dan merasa limbung ketika berjalan serta melihat kilatan cahaya.

3. Penglihatan Terganggu
Karena pasokan darah ke jaringan arteri dan vena mata mengalami hambatan akibat darah mengental. Hal ini menyebabkan penderita mengalami pandangan ganda, berbayang, serta tidak melihat sama sekali.

4. Merasa Mabuk
Merasa seperti mabuk disebabkan karena pasokan oksigen ke otak berkurang akibat pengentalan darah. Penderita biasanya akan mengeluh seperti mabuk atau biasa disebut dengan vertigo. Hal ini dapat mengakibatkan berbagai kecelakaamn pada penderita.

5. Menurunnya Daya Ingat
Suplai oksigen yang dibawa darah ke otak menjadi berkurang sehingga terjadi penurunan atau kehilangan daya ingat. Penderita akan lupa pada hal-hal yang harus mereka lakukan atau lupa pada apa yang baru saja dikatakan, lupa nama keluarga atau teman. Biasanya daya ingat akan meningkat setelah dilakukan terapi.

6. Trombosis
Trombosis merupakan proses koagulasi dalam darah yang berlebihan sehingga aliran darah menjadi terhambat. Trombosis atau darah menggumpal akan terjadi jika tidak ditangani secara serius. Trombosis dapat terjadi pada organ  mana saja, termasuk yang vital seperti hati, mata, dan ginjal.

Trombosis dapat terjadi di pembuluh darah arteri yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah vena. Terjadinya proses trombosis dimulai dengan terbentuknya trombus (gumpalan bekuan darah).

7. Serangan Jantung
Sindrom darah kental dapat memicu serangan jantung dan masalah pada katup jantung serta menimbulkan penggumpalan pada serambi atas jantung. Jika trombus menyumbat pembuluh darah koroner dapat menimbulkan serangan jantung, dan jika tertimbun di katup jantung akan menyebabkan gagal jantung.

8. Stroke
Stroke merupakan penyakit yang ditakuti akibat penggumpalan darah, karena dapat mengakibatkan kelumpuhan. Stroke dapat terjadi jika trombus yang timbul menyumbat pembuluh darah otak yang menyebabkan gangguan suplai nutrisi dan oksigen ke sel otak.

9. Gangguan pada Usus
Sindrom darah kental dapat mempengaruhi aliran darah ke usus sehingga menyebabkan sakit pada bagian perut, demam ataupun pendarahan pada anus ketika duduk.

10. Penyumbatan Paru-paru
Terjadi penyumbatan pada paru-paru apabila pembuluh darah yang mengalir ke paru-paru tersumbat akibat darah mengental. Gumpalan darah ini menimbulkan nyeri di dada, nafas pendek atau tersengal. Jika penyumbatan ini sudah parah dapat berakibat fatal bagi tubuh.

11. Keguguran Berulang
Mengentalnya darah dapat mengganggu sirkulasi nutrisi dan oksigen ke janin. Semakin kental darah, asupan makanan ke janin menjadi terhenti, akibatnya janin bisa meninggal atau gugur. Tak hanya mengenai bayi, sindrom ini juga bisa berdampak buruk bagi ibu yang mengalami keguguran.

12. Gangguan Kulit
Banyak penderita sindrom darah kental mengeluhkan gangguan kulit berupa noda disekitar lengan dan kaki berupa bercak merah kebiruan di kulit yang disebabkan gangguan pembuluh darah.

Jika Anda sudah mengetahui ciri-ciri penyakit darah kental, hal selanjutnya adalah melakukan pengobatan. Pengobatan dengan cara tradisional lebih efektif daripada pengobatan dengan cara kimia. Maksud dengan pengobatan secara tradisional adalah menggunakan bahan-bahan herbal alami.

Kami rekomendasikan obat herbal untuk mengatasi darah kental yakni QnC Jelly Gamat. Obat darah kental QnC Jelly Gamat terbuat dari 100% bahan herbal alami yang sudah berlisensi HALAL dari MUI dan  terdaftar di DEPKES P-IRT No: 109321601291-1229. Cukup dengan konsumsi QnC Jelly Gamat 3x sehari sebanyak 2 sendok makan, sebelum makan.

Obat Darah Kental Alami dan Ampuh “QnC Jelly Gamat”

Cara pesan Obat Darah Kental ” QnC Jelly Gamat” cukup smskan:
QBU-DK : Jumlah Pesanan : Nama : Alamat Lengkap : No.HP/Tlp
Kirim Ke 081.2211.88261


Harga 1 QnC Jelly Gamat, Hanya Rp 155.000 (belum termasuk ongkir)
(bisa KIRIM BARANG DULU untuk pembelian 1 botol ke daerah Jawa tertentu)

>> BELI BANYAK, HARGA LEBIH MURAH <<

Informasi lebih lengkap >> Obat Darah Kental

Semoga artikelnya bermanfaat, salam sehat..

Ciri-Ciri Penyakit Darah Kental yang Harus Diwaspadai Sejak Dini

Advertisements